10 Kesalahpahaman Mengenai Sukses :: Nakinisa Sima

B eberapa hari tidak posting, apalagi yang namanya paraceiling blogwalking, sepertinya sudah tidak sempat lagi karena ada urusan kecil namun cukup menyita waktu belakangan ini... apaan tuh?

Rasanya gatal nih tangan kangen juga tidak corat coret di blog, sudah berapa hari ya, au ah gelap :). Coba dilirik ke bawah tentang artikel yang katanya merupakan beberapa kesalahpahaman mengenai kesuksesan, silahkan bila ingin menambahkan..!

Kesalahpahaman Pertama
Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain.
Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan.
Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuk mencapainya.

Kesalahpahaman Kedua
Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan.
Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan, namun mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

Kesalahpahaman Ketiga
Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90...) seminggu.
Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja.
Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

Kesalahpahaman Keempat
Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan.
Padahal, siapakah yang membuat aturan itu?. Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang membuat aturan itu.

Kesalahpahaman Kelima
Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses.
Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum.
Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu keberhasilan anda. Dan sesungguhnya, ada banyak sekali orang semacam itu.

Kesalahpahaman Keenam
Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses.
Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan.
Namun diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan penerapan.

Kesalahpahaman Ketujuh
Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang.
Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.

Kesalahpahaman Kedelapan
Sukses adalah bila semua orang mengakuinya.
Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan dari orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.

Kesalahpahaman Kesembilan
Sukses adalah tujuan.
Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan goal anda. Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan "atas hal apa?"

Kesalahpahaman Kesepuluh
Saya sukses bila kesulitan saya berakhir.
Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan.
Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda raih dan hidup setiap hari sebagaimana adanya.

Source [Mobispine]


Related Content by Category



Blog Widget by LinkWithin
Feel free to subscribe via Rss Feed or enter your e-mail below to have the latest update !
Your e-Mail:

Subscribe to Nakinisa Sima

3 comments

hakimtea said... @ July 15, 2008 at 6:13 AM

Pertamaxx dulu baru koment... :D

hampir semua point setuju mas... :)

faktor pendidikan tidak begitu pengaruh, paman saya saja tidak lulus SD tapi beliau jadi boss besarnya bus Damri. Begitu dengan faktor kesalahan, tidak ada yg lolos dari kesalahan, seorang ahli sekalipun karena kesalahan merupakan bagian dari media pembelajaran menuju kesuksesan...

yg jelas semua point saya setuju :D

masenchipz said... @ July 15, 2008 at 10:05 AM

tambahain atu ah....
kesalahan terindah "lagunya tere" wakakakakak

Nakinisa said... @ July 16, 2008 at 10:29 PM

@ hakimtea
akur kang :)


@ masenchipz
tere rojing maksudnya ;)

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bercanda boleh, asal jangan spam!