Seorang Anak Tidak Mengenali Bapaknya :: Nakinisa Sima

Terkadang keinginan untuk berlayar timbul kembali bila mengingat tuntutan kebutuhan yang terus meningkat, namun haruskan saya merusak komitmen yang telah terucap empat tahun yang lalu kepada sang istri.

Benar adanya bila banyak yang mengatakan bahwa orang kaya adalah orang yang selalu bersyukur atas apa yang telah dimiliki, sementara orang miskin adalah orang yang masih merasa kekurangan dari apa yang sudah dimilikinya. Sebelumnya terus terang saya memang money oriented, dan saya pribadi tidak pernah merasa cukup bila menuruti keinginan untuk memenuhi kebutuhan agar selalu tercukupi, tapi apalah artinya semua itu bila kita jauh dari keluarga dan orang-orang yang kita cintai. Akhirnya ungkapan tersebut terfikir setelah si buah hati yang kedua lahir, dan sayapun tidak sempat melihatnya setelah tiga bulan kemudian, hingga mengundurkan diri sebagai seorang seaman.

Sempat terbayang cerita teman sebangsa saat itu yang sudah belasan tahun berlayar, hingga anaknya pun tumbuh besar beliau tidak sempat melihat pertumbuhannya, yang kemudian suatu saat beliau pulang disambut oleh anaknya sendiri yang sudah tidak mengenalinya lagi, “mah.. mah… ada om di depan, mau ketemu mamah, betapa sedih dan terpukul batin beliau mendengar anaknya sendiri memanggil beliau Om, katanya”.

Setelah kurang lebih lima tahun lamanya sejak akhir tahun 1999 hingga 2004 lalu mengikuti jejak nenek moyangku seorang pelaut mencari rizky di negri orang dengan mengarungi benua Eropa di salah satu perusahaan Cruiseline-Costa Crociere yang berlokasi di Genoa/Genova-Italy, saya mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dan berkumpul kembali dengan anak-anak dan istri, dengan kata lain “mangan ora mangan yang penting kungfu kumpul”, namun entah kenapa rasa rindu itu datang kembali.

Rasa persaudaraan dan kekeluargaan sebangsa dan setanah air yang begitu kental terasa saat menjadi kaum minoritas di negri perantauan.

Saat kapal docking di Belfast-Dover (UK)


Related Content by Category



Blog Widget by LinkWithin
Feel free to subscribe via Rss Feed or enter your e-mail below to have the latest update !
Your e-Mail:

Subscribe to Nakinisa Sima

8 comments

Paguyuban Jahra said... @ July 28, 2008 at 5:52 AM

iya keluarga adalah segala-galanya. Tentunya ada proses di mana kita harus berjauh dengan keluarga. tapi itu tentunya tidak untuk selamanya. Kembali kepada keluarga dan berkumpul dengan orang-orang yang kita cintai adalah suatu kebahagiaan tak tertandingi. Keluarga adalah harta yang berharga. Salam dari perantauan: Kuwait

r1ooooo said... @ July 28, 2008 at 7:35 AM

Saya sendiri kaget PR nya naek drastis banget.. :D

Yusa Indera said... @ July 28, 2008 at 8:22 AM

Selamat atas PR nya ni mas..

Wah tentang tulisan diatas..kl sy jadi bapaknya dipanggil om sm anak sendiri sedih bgt tuh..

Abi Bakar said... @ July 29, 2008 at 8:45 AM

Yah itulah tugas seorang ayah, harus keluar rumah menghadapi kerasnya hidup dan meninggalkan sementar keluarga tercinta untuk memenuhi kebutuhan hidup. Biar gimanapun tindakan sang ayah mulia.

masenchipz said... @ July 29, 2008 at 11:34 AM

ehm...ehm.... berarti gw kayak ya... soalnya gw kan "orang yang selalu bersyukur atas apa yang telah dimiliki" he...he.... wekekekek :))

Nakinisa said... @ July 30, 2008 at 8:38 AM

@ Paguyuban Jahra
Wa 'alaikumusalam, mudah2an sehat selalu di sana mas.

@ R1ooooo
hehe..sip deh

@ Yusa Indera
thx.
sdh pasti menangis mas

@ Abi Bakar
Amiin mas, mudah2an dari pihak keluarga (khususnya istri) yg ditinggalkan jg bs mengerti dan bs memberi pengertian pada ank2nya.

@ Masenchipz
ah yg bener..tar boong lagi :D

batman said... @ August 13, 2008 at 2:04 PM

Selamat buat mas yang udah merasa cukup. Orang bisa punya duit yang banyak tapi selalu merasa kurang. Gak semua orang bisa merasa cukup dengan rejeki yang diberi Tuhan. Bukankah untuk bersyukur pertama2 kita harus merasa cukup dulu? Oya, rata2 yang pernah jadi seaman kalo berhenti selalu ada perasaan rindu untuk balik ke kapal lagi. Nyandu kali yeeee......

Anonymous said... @ May 29, 2009 at 4:54 AM

cita-cita ku tuh di costa 8->. . .biar bisa liat liga italy:))

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bercanda boleh, asal jangan spam!