Penurunan Berat Badan Dengan Tidur :: Nakinisa Sima

Penurunan Berat Badan Dengan Tidur

Salah satu faktor utama yang menciutkan hati dalam program penurunan berat badan adalah karena target yang dipasang tidak realistis. Tidak ada keajaiban dalam kasus ini.

Kalau ada program yang menawarkan penurunan berat badan secara cepat melalui pil, jamu, suntik, detox, atau apa pun namanya, dia itu penipu yang mengincar dompet, atau ia seorang psikopat yang ingin membunuh Anda.

Penelitian memperlihatkan berbagai program penurunan berat badan secara cepat membahayakan jantung dan juga mengurangi massa otot. Otot yang mulai mekar karena aktivitas olahraga menyumbang bagi berat badan. Sehingga proses penurunan berat tampak stagnan, tidak kunjung turun. Namun itu masih lebih baik daripada turun berat saja tanpa olahraga.

Turun terlalu cepat bisa menyebabkan tubuh beradaptasi. Badan kita secara alami berubah menjadi lebih efisien dalam membakar energi. Akibatnya, dengan asupan kalori yang relatif sama, tubuh bereaksi berbeda, dan berat badan turun dengan angka persentase yang lebih lamban.

Untuk menurunkan berat badan, tidak selalu dengan prinsip makan lebih sedikit, disarankan agar makan lebih banyak buah-buahan dan sayuran. Dua jenis makanan ini mengandung serat tinggi sehingga memperlancar proses pembuangan.

Mendiamkan makanan busuk terlalu lama dalam usus bikin gemuk, karena usus terus menerus menyerap sisa-sisa nutrisi. Selain itu, kebiasaan tersebut mempertinggi resiko munculnya kanker usus besar.

Semua yang bersifat kacang-kacangan seperti nasi merah juga banyak membantu menurunkan berat badan, meski dimakan dalam porsi yang sama seperti nasi putih. Nasi merah juga memiliki indeks glukemik, yakni kemampuan menaikkan kadar gula dalam darah, berskala rendah. Nasi putih segera menaikkan kadar gula darah sehingga memunculkan perasaan kenyang secara cepat, namun cepat pula rasa lapar itu menyergap kembali. Nasi merah mendorong kenaikan gula darah secara perlahan-lahan sehingga kita merasa kenyang lebih lama.

Berbeda dengan anggapan banyak orang, tidur cukup justru menyokong penurunan berat badan. Tidur kurang justru memancing pertambahan bobot. Mengapa bisa begitu?, karena tidur kurang itu justru menyebabkan hormon perangsang rasa lapar mengalir keluar, sehingga cenderung untuk makan lebih banyak atau ngemil.

Orang dewasa butuh setidaknya 8 jam tidur tanpa gangguan. Aturlah sedemikian rupa agar sempat untuk tidur 8 jam terus menerus tanpa gangguan seperti dering telepon, suara alarm, tangis si kecil dan sebagainya.

Anak-anak usia 10-11 tahun masih membutuhkan setidaknya 9-11 jam tidur dalam sehari untuk tetap fit. Agar program tidur cukup ini menyokong program penurunan berat badan, makanlah setidaknya 2 jam sebelum tidur. Acara makan yang terlalu mepet dengan waktu tidur akan bikin asupan kalori terlalu besar, tidak sempat dibakar terlebih dulu. Hindari kafein, rokok, alkohol, dan obat yang bisa menghalangi munculnya perasaan kantuk dan lelah. Segeralah pergi tidur begitu rasa lelah itu muncul.

[Source : 3636]


Related Content by Category



Blog Widget by LinkWithin
Feel free to subscribe via Rss Feed or enter your e-mail below to have the latest update !
Your e-Mail:

Subscribe to Nakinisa Sima

0 comments

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bercanda boleh, asal jangan spam!