Tahun Baru Dosa Baru :: Nakinisa Sima

Tahun Baru Dosa Baru

Tahun Baru baru saja berlalu, dimana sebagian masyarakat melihat pergantian tahun dari berbagai sudut pandang yang berbeda dengan berbagai arti dan makna. Pergantian tahun pada hakekatnya haruslah merupakan pergantian dan perubahan diri untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Nah, ngomong-ngomong soal tahun baru masehi yang senantisa dirayakan dengan sangat meriah, kadangkala bahkan ada yang sengaja melupakan sejenak persoalan hidup yang berat untuk sekadar merayakan pergantian tahun, old and new. Haruskah kita merayakan pergantian tahun tersebut?. Padahal isinya tak jauh dari itu-itu juga, kumpul bareng dengan keluarga, atau bersama komunitas yang kita buat, atau rame-rame membaur dengan masyarakat pada umumnya di tempat tertentu sambil menikmati makanan dan hiburan. Termasuk melanggengkan tradisi niup terompet pas detik jarum jam yang disepakati sebagai penanda awal dan akhir tahun tepat di angka 12 atau pada jam digital menunjukkan kombinasi angka “00.00”. Dengan hiburan sesaat dan suka-suka sejenak, setelah itu esok hari kita stres lagi dihadapkan pada langkanya minyak tanah, pada nasib diri yang tak kunjung membaik, pada semua harga-harga yang makin tak terbeli, pada banjir yang menenggelamkan kota, pada tanah longsor yang siap mengubur dan pada semua beban hidup yang mendera.

Tahun baru, dosa baru?, haruskah kita memulai tahun baru dengan dosa baru?. Padahal untuk dosa lama saja kita belum pernah melakukan tobatnya, tapi sudah bikin dosa baru. Tapi kenyataannya, banyak di antara kita yang masih merayakan tahun baru masehi dengan melakukan aktivitas maksiat. Sebenarnya dalam pandangan Islam, untuk mengevaluasi diri selama ini sudah ada tuntunannya dalam Al-Quran, sebagaimana firman Allah SWT, yang artinya: “Demi Waktu. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS Al-Ashr: 103, 1-3).

Dan Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang diberi panjang umur dan baik amalannya, dan sejelek-jeleknya manusia adalah orang yang diberi panjang umur dan jelek amalannya” (HR Ahmad).

Orang yang pasti beruntung adalah orang yang mencari kebenaran, orang yang mengamalkan kebenaran, orang yang mendakwahkan kebenaran dan orang yang sabar dalam menegakan kebenaran. Mengatur waktu dengan baik agar tidak sia-sia adalah dengan mengetahui dan memetakan, mana yang wajib, sunah, haram, mana yang makruh, dan mana yang mubah, intinya harus taat sama syariat Islam.

Itu artinya perubahan waktu ini harusnya kita jadikan momentum untuk mengevaluasi diri. Jangan malah hura-hura bergelimang kesenangan di malam tahun baru masehi. Rasulullah SAW mewanti-wanti tentang dua hal yang bikin manusia lupa diri, “Ada dua nikmat, dimana manusia banyak tertipu di dalamnya; kesehatan dan kesempatan” (HR Bukhari).

Jangan menjadi penyesalan seumur-umur akibat kita menzalimi diri sendiri. Sebab, kita nggak akan diberi kesempatan ulang untuk berbuat baik atau bertobat, bila kita sudah meninggalkan dunia ini. Seperti yang terjadi pada malam tahun baru lalu, Klab Malam Terbakar, 58 Tewas di Malam Tahun Baru dan diperkirakan 100 orang luka2 gara2 kembang api di salah satu klab malam di Bangkok.

Firman Allah SWT, yang artinya: “Maka pada hari itu tidak bermanfaat (lagi) bagi orang-orang yang zalim permintaan uzur mereka, dan tidak pula mereka diberi kesempatan bertaubat lagi” (QS ar-Rûm, 30:57).

Dikutip dari: dudung.net
Foto : kompas.com


Related Content by Category



Blog Widget by LinkWithin
Feel free to subscribe via Rss Feed or enter your e-mail below to have the latest update !
Your e-Mail:

Subscribe to Nakinisa Sima

2 comments

manggIs... said... @ January 2, 2009 at 10:18 PM

Seandainya semua orang berpikir seperti mas nakinisa....tentunya tak lah lagi banyak berita2 menyedihkan di awal tahun baru ini....

Selamat Tahun Baru...

Internet Marketing Indonesia said... @ January 7, 2009 at 3:42 PM

Bos ikut ke undangan ku ya.... :)
http://www.m4s73r.com/sedang-dalam-maintenance
aku tunggu loch :)

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bercanda boleh, asal jangan spam!