Apa Sistem Operasi Ponsel Anda? :: Nakinisa Sima

Sistem Operasi Ponsel

Kerap aplikasi atau games tidak berhasil dijalankan di ponsel kita. Hal ini terjadi karena kita tidak mengenal ponsel kita sendiri yang membuat kita salah download atau bingung mencari platform berdasarkan sistem operasi (OS) ponsel yang sesuai.

Apa itu Sistem Operasi Ponsel?
Sistem operasi ponsel adalah software utama yang bertanggung jawab untuk mengatur dan mengkoordinasikan seluruh aktivitas ponsel. Tidak seperti sistem operasi komputer, sistem operasi pada ponsel dibuat lebih sederhana.

Bagaimana mengenali sistem operasi ponsel untuk mengetahui platform ponsel yang Anda miliki?
Kata kunci dari sistem operasi ponsel adalah keterbukaan SDK yang memungkinkan pihak ketiga membuat software baru untuk dijalankan di sistem OS tersebut. Sebenarnya semua ponsel yang ada di pasaran memiliki sistem operasi. Namun kebanyakan masih menggunakan sistem operasi bawaan vendor yang tertutup. OS ponsel seperti ini disebut sistem operasi tertutup (closed-source) dan biasa disebut ponsel non-OS. Biasanya untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna ponsel yang masuk dalam platform ini, mereka memasang mesin virtual Java, lengkap dengan sejumlah standar antarmuka atau API (Application Program Interface), dan ponsel ini disebut dengan ponsel Java.

Ada puluhan sistem operasi (OS) yang dibuat untuk ponsel. Lima diantaranya telah akrab di telinga pengguna ponsel; Symbian, iPhone OS, BlackBerry OS, Microsoft Windows Mobile dan Java Linux.

Ponsel berbasis OS Symbian
Sistem operasi ini sering dikaitkan dengan Nokia. Karena sejak awal perkembangannya, sistem operasi ini lebih banyak digunakan sebagai platform pengembangan produk-produk Nokia. Tapi tentu itu tidak seratus persen benar. Salah satu produk turunan Symbian bahkan lebih banyak digunakan oleh vendor lain. Berikut ini beberapa produk turunan Symbian beserta ponsel yang menggunakan OS tersebut.

1 (a). Symbian S60
Dulu dikenal dengan Symbian seri 60. OS ini digunakan pertama kali oleh Nokia 7650. Dalam perkembangannya telah melewati beberapa perbaikan yang dibedakan dalam beberapa edisi. Edisi pertama yang biasa disebut dengan Symbian OS S60 (versi 6.1) masih sangat sederhana. Ciri yang paling mudah dikenali adalah, produk Symbian versi ini tidak mendukung theme (tema). Tampilannya hanya bisa dipersonalisasi hingga batas warna status bar-nya saja, seperti ; N-Gage, N-Gage QD, 3650, 3660, Siemens SX1, Panasonic X700, dsb.

Kemudian OS ini diperbaiki lewat S60 versi 7 dan 8 yang kemudian disebut 2nd Edition. Berbeda dengan versi sebelumnya, di sini sudah tersedia theme, dan kita bisa membuat theme sendiri sehingga sisi personalisasi mengalami kemajuan pesat di kelompok ponsel ini, seperti ; 6600, 6630, Nokia N70, dsb. Berikutnya, OS ini telah mencapai generasi ke-3 lewat OS Symbian versi 9. Ciri utamanya adalah munculnya active idle di layar stand-by yang bisa dipersonalisasi, seperti ; N71, N73, E51, Samsung i550w dan Nokia E75. Di salah satu produknya, S60 juga mengalami pencabangan yang cukup mengejutkan. Hal ini ditandai dengan hadirnya S60 edisi ke-5 di Nokia 5800. Platform OS ini dihadirkan untuk mengakomodasi UI sentuh, seperti Nokia 5800.

b. Symbian UIQ
Platform ini didominasi oleh produk-produk Sony Ericsson. Mulai dari Sony Ericsson P800, P900, P910, M600, W960 dan seterusnya. Meskipun merek lain seperti Motorola juga sempat bersaing merebut pasar di OS ini. UIQ merupakan OS Symbian yang dikhususkan untuk UI sentuh. Sampai saat ini UIQ sudah mencapai versi 3.0. Terakhir digunakan oleh Sony Ericsson G900.

2. iPhone OS
Sistem operasi milik iPhone ini tercatat sebagai OS dengan angka penjualan yang tinggi di dunia, di bawah Symbian per-akhir 2008. Sistem operasi yang telah mencapai versi 3.0 ini merupakan turunan dari Mac OS X dengan berkonsentrasi pada kenyamanan UI sentuh. Sampai saat ini iPhone 3G yang beredar di Indonesia masih didukung OS versi 2.0. Kemudian versi 2.0 hingga 2.2 memiliki sejumlah kelemahan, diantaranya tidak adanya profil Bluetooth untuk A2DP dan berkirim file, serta tidak adanya MMS. Kabarnya isu-isu negatif ini akan diperbaiki di OS versi 3.0. Sayangnya, meski terbuka untuk developer pihak ketiga, sistem operasi iPhone akan terhambat oleh mekanisme download dan instal yang sangat dibatasi. Seperti yang telah kita ketahui, aplikasi dan game tambahan iPhone hanya bisa didownload via situs yang telah didedikasikan (applications store) dan diinstal langsung di ponsel atau tersinkronisasi dengan iTunes komputer.

3. BlackBerry OS
Sampai saat ini BlackBerry OS telah mencapai versi 4.7.0.xxx yang telah dibenamkan di produk Storm 9500. OS milik BlackBerry pada intinya ditugaskan untuk menjembatani layanan BlackBerry dengan perangkat mereka yang dibuat khusus dengan kecenderungan utama pada wilayah bisnis. OS ini telah mengakomodasi UI sentuh, dan semua produk BlackBerry menggunakan sistem operasi ini.

4. Windows Mobile
Produk Microsoft ini masih berada di bawah BlackBerry untuk urusan penjualan di dunia. Awalnya, Windows Mobile dibuat untuk mengakomodasi urusan bisnis via beberapa produk PDA-nya. Penyebaran OS ini cenderung berbanding lurus dengan penggunaan OS di perangkat komputer. Karena sesama produk Microsoft, maka Windows Mobile memiliki kompatibilitas sangat luas dengan OS Windows desktop semisal XP dan Vista. Hanya saja UI yang dianggap terlalu kaku menjadikannya sulit diterima sebagian orang. Terlebih bila sudah menyangkut layar sentuh yang mengharuskan perangkat Stylus di dalamnya. Font berukuran kecil akan menyulitkan penggunanya dalam mengirimkan pesan dan mengedit dokumen. Sampai saat ini OS Windows Mobile telah mencapai angka 6.1. Dimana platformnya terbagi menjadi dua, yakni tanpa UI sentuh (smartphone) dan dengan UI sentuh (PocketPC). Beberapa contoh Smartphone diantaranya adalah HTC S740, Samsung √Ć600, Motorola Q9h, dsb. Sedangkan HTC Touch, Samsung Omnia, Sony Ericsson Xperia X1, dan sebagainya termasuk ke dalam kelompok PocketPC.

5 (a). Linux-Java (K-Java)
Sistem operasi ini tidak banyak diterapkan pada ponsel. Tercatat hanya beberapa produk Motorola yang dibuat dengan platform seperti ini. Demikian juga dengan terbatasnya ketersediaan aplikasi untuk OS ini. OS ini merupakan hasil dari penggabungan Linux MontaVista dengan sebuah mesin virtual Java yang disebut KVM (K Virtual Machine). Untuk itu OS ini cenderung digunakan untuk mengakomodasi aplikasi Java, diantaranya adalah Motorola ROKR E8, Motorola Z6, dsb.

(b). Ponsel Java
Hampir semua ponsel yang ada di pasaran dengan harga di atas 700 ribuan telah mengakomodasi platform Java, atau bisa disebut sebagai ponsel Java. Artinya, di luar platform pabrikan kita masih disediakan sebuah mesin guna memperkaya isi ponsel baik dengan aplikasi maupun game tambahan. Karena berupa mesin virtual, maka sejumlah standar API telah ditetapkan. Selain membatasi, standar-standar ini juga akan membedakan antara satu pabrikan dengan pabrikan lain. Standar-standar itu biasa disebut dengan JSR (Java Spécification Request) yang ditetapkan oleh komunitas pengembang Java. JSR secara khusus akan memperbolehkan serangkaian proses berjalan di mesin virtual. Beberapa JSR memiliki kode yang berkaitan dengan fungsinya. Semisal JSR 184 untuk tampilan game 3D pada J2ME. Sebagian besar ponsel Sony Ericsson dikenal memiliki kemampuan lebih di sisi akselerasi Java. Hal ini mungkin karena ponsel-ponsel Sony Ericsson telah ditanamkan Java Virtual Machine dengan dukungan API yang kompleks. Sebaliknya ponsel-ponsel Cina dianggap paling lemah di sisi ini. Bisa jadi hal itu akibat minimnya dukungan Java API.

Link terkait untuk Aplikasi Symbian, Windows Mobile, BlackBerry, Java, Palm, Mobile Games, dsb.->> GetJar
Sumber : Pulsa


Related Content by Category



Blog Widget by LinkWithin
Feel free to subscribe via Rss Feed or enter your e-mail below to have the latest update !
Your e-Mail:

Subscribe to Nakinisa Sima

0 comments

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bercanda boleh, asal jangan spam!