Demam Berdarah Disebabkan Oleh Virus Dengue :: Nakinisa Sima

Demam Berdarah, DBD

Demam berdarah merupakan gejala penyakit yang disebabkan oleh Virus Dengue. Gejalanya, demam mendadak tinggi, ada perdarahan, ada gangguan pembuluh darah berupa kebocoran di pembuluh darah, dan jumlah trombosit di bawah normal. "Infeksi virus ini tidak hanya menyebabkan demam dengue, tapi bisa juga menyebabkan demam berdarah dengue (DBD)," menurut Dr. Hingki Hindra Irawan Satari. Bedanya, deman dengue tidak menyebabkan kebocoran pembuluh darah, tidak ada shock jadi tidak ada pendarahan.

DBD merupakan penyakit yang khas dengan perjalanan penyakit selama 1 minggu. Dikenal ada tiga fase, fase pertama demam selama 3 hari, fase kedua shock pada hari ke-4 dan ke-5 ditandai dengan tidak demam. Ini yang mengecoh orangtua atau dokter lupa memberitahu sehingga anak kekurangan cairan, dan fase ketiga adalah masa penyembuhan yaitu pada hari ke-6 dan ke-7.

Pasien DBD yang meninggal pada perdarahan terjadi karena shock pada fase kritis terlambat dibawa ke dokter. Orangtua mengira sudah tidak demam akhirnya lengah dan dibiarkan saja, padahal merupakan fase kritis dimana demamnya memang menurun tetapi kenyataannya telah terjadi pembocoran pembuluh darah.

Biasanya kalau sudah terjadi perdarahan akan sulit ditolong. Maka, saat terjadi shock berikan cairan sebanyak mungkin apa pun bentuknya mulai dari air mineral, air kelapa, oralit, susu atau apapun jenisnya. Pada fase ini kebutuhan cairannya meningkat, tiap jam anak harus minum, dia harus buang air kecil 4-6 jam sekali.

Jika mengalami DBD anak tumbang karena memang ia kekurangan cairan sehingga kondisinya sangat lemah. Karena itu harus dirawat untuk mendapatkan perawatan yang intensif dan pengawasan yang baik terutama pada fase kritis di mana ia sangat butuh pengawasan dari waktu ke waktu.

Indikator DBD, saat pemeriksaan darah, trombosit yang normal 150.000-450.000, namun DBD ditandai dengan jumlah trombosit dibawah 100.000. Sebetulnya DBD lebih banyak terjadi pada musim penghujan. Karena perilaku masyarakat yang tidak menjaga kesehatan lingkungan dan ketidakwaspadaan, akibatnya DBD terjadi sepanjang tahun. Setiap hari selalu ada korban yang jatuh dan meningkat pada musim hujan.

Sumber: Health Today


Related Content by Category



Blog Widget by LinkWithin
Feel free to subscribe via Rss Feed or enter your e-mail below to have the latest update !
Your e-Mail:

Subscribe to Nakinisa Sima

1 comments

Pesantren OnLine said... @ July 5, 2009 at 5:06 AM

pengetahuan yg sangat berharga sekali, trim's :-)

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bercanda boleh, asal jangan spam!