Osteoarthritis Bermula Dari Menipisnya Tulang Rawan :: Nakinisa Sima

Osteoarthritis Bermula Dari Menipisnya Tulang Rawan

Osteoarthritis adalah jenis penyakit persendian akibat penipisan tulang rawan sendi. Penyakit ini banyak menimpa para orang tua. Pada stadium awal, osteoarthritis yang sering disebut arthritis dimulai di usia 40 sampai 45, ditahap ini penderita belum merasakan gejala. Biasanya tiga sampai lima tahun kemudian, gejala sakit mulai terasa, misalnya waktu naik tangga, jongkok kemudian berdiri akan merasakan sakit di lutut. Ini disebabkan karena tempurung lutut sudah rusak. Ketika sendi sehat, sendi-sendi dalam kerangka tubuh manusia dilapisi oleh rawan sendi. Sendi sehat masih mempunyai lapisan rawan sendi yang cukup tebal ditandai dengan permukaan licin yang menyebabkan gerakan jadi halus, tidak merasa kaku.

Nyeri pada osteoarthritis bermula dari menipisnya tulang rawan. Perlu diketahui ketebalan tulang rawan kurang lebih 14 milimeter. Ketebalan ini bisa menipis karena beberapa sebab misalnya, proses umur (penuaan), over use, riwayat trauma, gangguan hormon, serta sebab-sebab lain. Posisi tulang rawan berada di antara dua tulang. Dengan posisi ini, tulang rawan berfungsi sebagai bantalan. Layaknya shockbreaker pada mobil. Kalau orang sudah mulai tua, tulang rawannya akan benar-benar menipis. Sehingga akhirnya tulang sama tulang saling bersentuhan. Pada saat itulah disebut osteoarthritis, dimana seseorang merasa nyeri. Bahasa kerennya, tulangnya kissing atau ciuman.

Osteoarthritis kerap terjadi pada lutut, itu karena beban yang harus ditanggung. Dari seluruh persendian tubuh, sendi di daerah lutut merupakan sendi yang paling berat menerima beban. Dalam keadaan berjalan, lutut menerima beban dua kali berat badan. Kalau berlari tiga kali, dan kalau loncat empat kali. Bayangkan, jika Anda saat ini memiliki berat badan 70 kilo. Dalam satu kali loncatan, lutut akan menerima 4 x 70 kilogram yaitu 280 kilogram. Itu hanya satu kali loncatan. Bagaimana kalau sehari dua sampai tiga kali loncatan, ya tinggal dikalikan saja.

Overwight atau kelebihan berat badan juga menjadi pemicu datangnya arthritis. Kelebihan berat badan, bukan hanya tidak baik untuk jantung dan hipertensi, tetapi juga berpengaruh tidak baik ke lutut. Ada orang yang beratnya 80 kilo, sementara tulangnya kecil. Lututnya tidak kuat, dimana seharusnya menahan 50 kilo, tapi menahan beban hingga 80 kilo. Jadi umur lututnya pendek. Seperti mobil kecil yang selalu dimuati berlebihan, lama-lama rusak bukan?, karena dia memang tidak dirancang untuk mengangkut beban yang berat.


Related Content by Category



Blog Widget by LinkWithin
Feel free to subscribe via Rss Feed or enter your e-mail below to have the latest update !
Your e-Mail:

Subscribe to Nakinisa Sima

0 comments

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bercanda boleh, asal jangan spam!